Tinggal Kenangan

SATU-SATUNYA yang tak akan mungkin kembali ialah waktu. Akan tetapi, bersama sebuah foto, cuplikan kenangan yang sejatinya tinggalah angan-angan dapat sejenak terhenti. Dokumentasi foto sebuah objek atau cerita mampu mengembalikan waktu yang telah kita lalui dalam bentuk ingatan.

Uniknya mengenai masa lalu entah itu getir atau indah ialah tak ada yang benar-benar bisa kita lupakan. Akan tetapi kita punya pilihan kenangan mana yang ingin dikenang. Emosi yang melekat pada sebuah objek atau peristiwa yang terdokumentasi melalui fotografi secara langsung terekonstruksi dengan sendirinya.

Dan disitulah letak kekuatan fotografi. Kemampuannya mengajak kita mengembara kedalam lorong-lorong waktu yang pernah kita singgahi. Kenangan yang terekam dalam bentuk foto memiliki makna istimewa sebab terbungkus oleh peristiwa besar didalamnya.(*)

MASIH ANALOG. Seorang kakek berusaha memotret menggunakan kamera analog jenis Sakura EFP 2 buatan Jepang.

SITUS KOLONIAL. Salah satu situs kolonial belanda berupa Waterreservoir yang terletak di Kampung Jati, Kelurahan jati Mekar, Kec. Kendari, Kota Kendari. Waterreservoir-Anno 1928 berfungsi sebagai tempat penampungan dan distribusi air pada masa kolonial Belanda.

UANG. Mata uang yang pernah berlaku dan beredar pada penjajahan Jepang.

WAJAH KOTA LAMA. Pengendara melintas di jalan Ir. Soekarno, Kota Kendari. Belum semua bangunan tua sisa peninggalan masa penjajahan yang berada di Kota Lama dirubuhkan sebagai imbas pembangunan Jembatan teluk oleh Pemerintah Provinsi Sultra.

PRESIDEN 1. Koleksi mobil Indonesia 1 yang digunakan Presiden RI Jenderal Soeharto ketika pertama kali berkunjung ke SUltra dalam rangka Pekan penghijauan nasional di desa Lalonggasu Kec. Andoolo Kab. Konsel, Tahun 1978.

KONSTRUKSI AWAL. Potret konstruksi fisik dasar Masjid Al Alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.